news & updates

AFECA Convention 2025 Kukuhkan Peran Indonesia Di Industri MICE Asia

Wednesday, 10 December 2025 | wartaekonomi.co.id
Kredit Foto: Afeca

Warta Ekonomi, Jakarta - Ketua Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) Dr. Iqbal Alan Abdullah, MSc, CMMC, meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus dari The Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) dalam ajang AFECA Convention & IBEF Expo 2025 yang digelar di JIExpo Convention Centre & Theatre, Jakarta, 5–7 November 2025.

Iqbal menerima penghargaan Outstanding Leader in Conventions dan Hall of Leaders Inductee atas kontribusinya lebih dari 35 tahun dalam pengembangan industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia dan Asia.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara Gala Dinner and AFECA Annual Awards and AFECA Hall of Leaders 2025pada Rabu (5/11/2025) malam, usai penyelenggaraan A20 Business Event Forum dan Indonesia Business Event Forum (IBEF) 2025.

Acara tersebut juga menjadi bagian dari peringatan 20 tahun berdirinya AFECA. Presiden AFECA Dato’ Vincent Lim secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Iqbal di hadapan delegasi dari 19 negara anggota, termasuk para pelaku usaha konvensi dan pameran dari kawasan Asia.

Turut hadir dalam acara itu Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dr. Evita Nursanty, MSc, serta Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Hosea Andreas Runkat.

Ini merupakan kali kedua Jakarta menjadi tuan rumah AFECA Convention setelah sebelumnya digelar pada tahun 2007.

Usai menerima penghargaan, Iqbal Alan Abdullah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada AFECA atas pengakuan yang diberikan, serta menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi kemajuan industri MICE Indonesia.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya tapi sebagai bukti pengakuan kepada Indonesia dengan semua perkembangan yang sudah kita lalui dalam membangun industri ini, sebuah perjalanan yang cukup panjang, dan kadang penuh tantangannya,” ujar Iqbal.

Ia berharap generasi baru MICE di Indonesia dapat lebih agresif dan inovatif dalam membawa industri ini tumbuh lebih cepat.

“Tahun 2024 lalu kita happy melihat Bali naik ke peringkat 38 kota penyelenggara meeting internasional menurut ICCA. Kita bisa dorong lagi ke 10 besar, begitu juga Jakarta, Yogyakarta, Batam, Medan, dan lainnya harus bisa naik lagi,” lanjutnya.

Dalam pidatonya, Presiden AFECA Dato’ Vincent Lim menyampaikan bahwa Asia kini telah bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam industri konvensi dan pameran dunia.

“Asia bukan lagi pengikut—Asia kini memimpin dunia. Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah ketika Asia menjadi kawasan dengan ruang pameran terbesar di dunia, melampaui Eropa dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Vincent menilai, momentum tersebut menjadi dasar kuat bagi AFECA untuk membangun masa depan industri yang lebih terarah dan kolaboratif.

Sebagai bagian dari kegiatan AFECA Convention 2025, juga dilakukan penandatanganan deklarasi kerja sama bidang pendidikan antara AFECA, INCCA, dan Asperapi. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Iqbal Alan Abdullah, Hosea Andreas Runkat, dan Dato’ Vincent Lim, disaksikan langsung oleh Wamenparekraf Ni Luh Puspa.

Wamen Ni Luh Puspa menilai sinergi lintas negara dan sektor yang terbangun di ajang ini menjadi katalis penting bagi pertumbuhan industri business event nasional.

“Forum ini bukan sekadar dialog, melainkan katalis kuat untuk memperkuat jejaring nasional, membangun kemitraan baru, dan mempercepat pertumbuhan industri business event Indonesia,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya peran sektor MICE dalam mendorong ekonomi kreatif. “Event dan pariwisata saling terhubung. Keduanya mendorong pergerakan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan membuka peluang bagi UMKM,” tambahnya.

Penulis: Annisa Nurfitri

Other News

Indonesia Exhibition Outlook 2026: Menuju Industri MICE yang Bernilai Tinggi
AFECA marks 20 years with landmark convention
AFECA Conference 2025 Presentation Materials Now Available
AFECA Convention 2025 — Jakarta: A Milestone for Asia’s MICE Community
Indonesian MICE Industry Embraces Innovation, Sustainability, and New Growth Opportunities
Kesepakatan Dagang Indonesia–AS: Peluang Nyata bagi Industri MICE
ASPERAPI Afternoon Tea 2025: Inspiring Connections in a Warm Setting
Menteri Pariwisata dan Gubernur DKI Sepakat Berkolaborasi Perkuat Sektor Pariwisata
Indonesia Data Center Market Growth Supports MICE Industry’s Digital Future
Indonesia dan Singapura Perkuat Kolaborasi MICE Lewat Pertemuan 6WG ke-15
Bali Climbs to 38th in ICCA Global Rankings, Strengthens Position as Key MICE Destination
ASPERAPI Berkomitmen Wujudkan Indonesia sebagai “The Country of International MICE and Business Event Destination”
Indonesia expands DMI 2025 to boost tourism and trade in Europe
Jakarta Tampilkan Keunggulan Infrastruktur MICE di IMEX Frankfurt 2025
Jakarta to Showcase World-Class MICE Offerings at IMEX Frankfurt 2025
Gelar Munas XII, ASPERAPI Dorong Inovasi, Kolaborasi, Dan Transformasi MICE
Asperapi MUNAS 2025 : State Budget efficiency only slightly impact MICE industry
Munas ASPERAPI 2025 Tekankan Pentingnya Inovasi dan Kolaborasi Menghadapi Tantangan Industri MICE
INCCA dan ASPERAPI Minta Menteri Pariwisata dari Profesional dan Paham MICE
Bawakan Tema Kentang Goreng, Mahasiswa Universitas Prasetya Mulya Menang Lomba Indonesia MICE Youth Challenge 2024
Indonesia MICE Youth Challenge Digelar, Cari Bibit Muda di Dunia MICE
Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia Siap Jadi Tuan World Expo 2035
Ketua Asperapi Jatim: Kepemimpinan penentu berkembangnya sebuah usaha

 

Advertisement